Sunday, April 7, 2019

Tips Wisata dengan Motor Baru Bersama Anak

Motor baru selalu memberikan semangat baru bagi penggunanya. Entah itu auranya yang memang bikin pengen terus make motor tersebut atau sekedar ingin mencoba dan mencoba lagi motor yang baru di beli. Pasalnya, sekarang memiliki motor bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Banyak sekali dealer yang menawarkan motor dengan harga bersaing. Salah satu merek motor yang banyak di gandrungi adalah motor Yamaha. Selain modelnya yang selalu up-to-date, motor Yamaha juga terkenal dengan mesin yang memiliki kualitas terbaik.



Nah.. dari pada punya motor baru cuma dianggurin aja atau hanya sekedar muter-muter kampung gak jelas dan malah abis-abisin bahan bakar juga disebut pamer. Gimana kalau motor ini dipake berwisata aja bersama anak dan keluarga. Selain mencoba ketangguhan Yamaha, kita juga bisa mengendarai motor dengan waktu yang lama tanpa harus membuang bahan bakar dengan percuma.

Jika memang berniat memakai motor barumu untuk wisata bersama anak, berikut adalah beberapa tips berwisata bersama anak yang perlu kita perhatikan sebelumnya:



Membawa kelengkapan berkendara


Sebelum tips-tips yang lain, tips pertama berwisata dengan menggunakan motor adalah dengan menyiapkan kelengkapan berkendara. Hal pertama STNK jangan sampai ketinggalan. Selain itu, memastikan bahan bakar penuh juga bisa menjadi hal wajib yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan bersama keluarga.

Perhatikan juga keamanan saat berkendara


Banyak orang menganggap dan berpikiran tujuan menggunakan helm adalah karena takut kena tilang polisi. Padahal, tujuan menggunakan helm saat berkendara menggunakan motor adalah agar kita aman terlindungi kalau ada kejadian mendadak seperti kecelakaan. Gunakanlah helm standar Nasional Indonesia untuk keselamatan yang sempurna. Selain helm, menggunakan jaket untuk anda terutama anak-anak adalah hal wajib lainnya yang harus diperhatikan saat berwisata menggunakan motor.

Jangan bonceng depan Buah hati


Banyak orang tua yang tidak sadar bahwa membonceng anak dengan meletakkan di dudukan depan sang ayah adalah hal berbahaya. Jika terjadi pengereman mendadak, sang anak akan terjatuh lebih dulu. Selain itu, posisi depan adalah tangkis angin yang juga tidak baik untuk kesehatan anak. Taruklah anak diboncengan belakangan antara ayah dan ibu, dengan begitu buah hati akan jauh lebih aman dan terlindungi. Saya tahu, kadang kita sampai berantem masalah duduk didepan ini, kadang anak yang ngeyel  dan memaksa untuk berada didepan. Bunda harus tegas ya..

Membawa camilan dan air minum


Berbeda dengan orang tua, anak-anak bisa secara tiba-tiba meminta camilan ataupun minuman saat berada di boncengan dan saat kendaraan melaju. Membawa bekal makanan ringan dan minuman juga bisa kita gunakan jika sewaktu-waktu anak sedang rewel atau ayah sedang lelah membawa motor baru.

Ajak bernyanyi dan belajar tentang alam


Berwisata menggunakan motor baru bukan hanya tentang mendatangi tempat favorit keluarga. Melainkan, kita bisa mengenalkan segala sesuatu yang berhubungan dengan alam dan perjalanan itu sendiri. Kita bisa mengajarkan tentang kebesaran Allah, kendaraan bermotor dan juga pelajaran akhlak saat berada dijalan raya. Selain itu, biar anak tidak bosan, kita juga bisa mengajaknya bernyanyi lagu-lagu ringan agar suasana tidak membosankan untuk anak-anak.

Semoga membantu ya.. Bunda..




No comments:

Post a Comment